Home Ekonomi Politik Nasional Daerah Hukrim Gaya Hidup Internasional Indeks
Follow Us ON :
 
MotoGP Ubah Kebijakan untuk Rider yang Finis Sambil Terjatuh
Kamis, 06-12-2018 - 06:35:52 WIB

TERKAIT:
   
 

Jakarta - MotoGP dan turunan kelasnya memperkenalkan aturan baru soal rider yang finis sambil terjatuh. Nantinya, pebalap tidak akan merasa dirugikan.

Seperti dilansir Autosport, FIM, Dorna, Asosiasi produsen dan Independen menggelar pertemuan Komisi. Hasilnya, MotoGP dan turunan kelasnya sepakat mengubah kebijakan soal rider yang finis sambil terjatuh pada 2019.

Nantinya, rider yang finis terpisah dari motornya akan tetap dianggap menyelesaikan perlombaan. Adapun catatan waktunya akan dihitung berdasarkan posisi di pebalap atau motornya yang lebih dulu melewati garis finis.

Dengan demikian, tidak ada yang merasa dirugikan sebab meski terjatuh, mereka tetap dapat poin.

"Sebelumnya, agar memenuhi syarat sebagai pebalap yang finis, pebalap harus tetap berada dengan mesinnya (motor) saat melintasi garis finis," tulis pernyataan FIM.

"Ada situasi ketika, karena kecelakaan, pebalap dan motor melewati garis secara terpisah. Di masa depan, waktu selesai akan ditentukan pada bagian pertama dari pengendara atau sepeda motornya, yang mana melintasi garis finis terakhir," sambungnya.

Sebelumnya, sempat ada kasus di mana pebalap yang terjatuh menjelang finis tidak dihitung sebagai rider yang menyelesaikan lomba. Itu terjadi di kelas Moto3 pada 2017.

Adalah Bo Bendsneyder, rider KTM yang ketika itu dinyatakan fall saat balapan di MotoGP Belanda. Pebalap tuan rumah itu terjatuh di tikungan pamungkas lap terakhir akibat terseruduk motor lawan yang juga terjatuh.

Bendsneyder melewati garis finis dengan terpisah dari motornya di peringkat ke-10. Meski begitu, ia dinyatakan tercatat tidak menyelesaikan perlombaan. (detik)



 
Berita Lainnya :
  • Persiapan Pengamanan G20 di Bali, Kakorlantas Imbau Hal Ini ke Masyarakat
  • Kemenkumham Riau Siap Fasilitasi Tuntutan Pengungsi Afganistan
  • 17 Orang di Riau Meninggal Dunia Akibat Covid-19 Sepanjang September
  • Polda Riau Ungkap Sindikat Pengoplosan Elpiji
  • Mendag Zulkifli Tinjau Pasar Cik Puan Pekanbaru, Harga Bahan Pokok Stabil
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Persiapan Pengamanan G20 di Bali, Kakorlantas Imbau Hal Ini ke Masyarakat
    02 Kemenkumham Riau Siap Fasilitasi Tuntutan Pengungsi Afganistan
    03 17 Orang di Riau Meninggal Dunia Akibat Covid-19 Sepanjang September
    04 Polda Riau Ungkap Sindikat Pengoplosan Elpiji
    05 Mendag Zulkifli Tinjau Pasar Cik Puan Pekanbaru, Harga Bahan Pokok Stabil
    06 APBD Perubahan Pekanbaru Tahun 2022 Tidak Ada Tambahan Anggaran
    07 Wagubri Hadiri Peringatan 1 Abad dan Tasyakuran Warga Baru Persaudaraan SH Terate di Kuansing
    08 Stok Vaksin Meningitis di Riau Habis
    09 Tinju Amatir Di Kota Tua Jakarta
    10 Polda Riau Gerak Cepat Usut Kasus Dugaan Pengeroyokan Oknum Polwan dan Ibunya
    11 Perusahaan MCS Tak Sanggup Ganti Perbaikan Jembatan Pedamaran II Sebesar Rp30 M
    12 Training Center Kafilah MTQ Riau Resmi Dibuka, Ini Pesan Pemprov Riau
    13 Baznas Riau Apresiasi Unilak Kumpulkan Zakat melalui Sistem Payroll
    14 Tiket Masih Tinggi Vaksin Meningitis Langka, Keberangkatan Jamaah Umrah Riau Terhambat
    15 Gubernur BEM FISIP Unri Diduga Lakukan Kekerasan Seksual, Mahasiswa Meradang
    16 Ada 1.300 Kasus, Sekda Kampar Minta Komitmen Penanganan Stunting, Bukan Hanya Seremonial
    17 Turun Lagi, Harga Cabai Merah di Pekanbaru Hari ini Rp60 ribu Per Kg
    18 Ratu Denmark Kembali Terinfeksi Corona Usai Hadiri Pemakaman Elizabeth
    19 Capaian Vaksinasi I di Riau 88,18%
    20 PHR Buru Cadangan Migas Baru di Rohul
    21 Pembatasan Kuota, 1 Mobil Hanya Boleh Beli 40 Liter Solar di Riau
    22 Inilah Info Terbaru Seleksi 7.688 PPPK di Lingkungan Pemprov Riau
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © SITUS NEWS - terpercaya dan bersahabat