Tim Gabungan Temukan Petunjuk Korban Hilang, Normalisasi Sungai Dikebut
Jumat 25 September 2026, 08:44 WIB
Alat berat melakukan normalisasi alur sungai yang tertutup material banjir bandang di Nagari Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Penanganan dilakukan untuk mengembalikan aliran sungai setelah banjir bandang menerjang pada 21 September 2026.
SOLOK — Penanganan bencana banjir bandang atau galodo di Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, masih berlangsung hingga Jumat (25/9/2026).
Perkembangan terbaru, tim gabungan mulai menemukan sejumlah petunjuk dalam pencarian Agus Rial, warga yang dilaporkan hilang setelah banjir bandang menerjang kawasan tersebut pada Senin (21/9/2026). Tim masih melanjutkan pencarian di sejumlah titik.
Selain operasi pencarian, pemerintah juga mempercepat pemulihan infrastruktur yang terdampak.
Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Padang melakukan normalisasi alur sungai yang tertutup material sedimen akibat banjir. Pekerjaan dilakukan menggunakan alat berat untuk mengembalikan aliran sungai yang tertutup material bencana.
Normalisasi dilakukan pada alur sungai sepanjang sekitar dua kilometer. Material sedimen disebut menutupi aliran sungai di sekitar pusat pemerintahan Kabupaten Solok.
Akses Solok-Padang Sempat Terputus
Banjir bandang sebelumnya menyebabkan akses utama Solok-Padang di kawasan Arosuka terputus sementara karena tertutup lumpur, batu dan material banjir.
Data awal BPBD mencatat sekitar 200 kepala keluarga terdampak, dengan korban luka serta warga yang sempat dinyatakan hilang.
Pemerintah dan tim gabungan kini memprioritaskan tiga hal, yakni pencarian korban, pembersihan material serta pemulihan akses dan aliran sungai. (*)
| Editor | : | Tim |
| Kategori | : | Daerah |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
