Kualitas Udara Pekanbaru Pagi Ini Tidak Sehat, PM2.5 Tembus 104,4 µg/m³
Senin 07 September 2026, 07:07 WIB
Infografis: Kualitas udara Kota Pekanbaru pada Senin pagi, 7 September 2026, berada pada kategori Tidak Sehat. Data BMKG mencatat konsentrasi PM2.5 sebesar 104,4 µg/m³ pada pukul 05.00 WIB.

 

PEKANBARU – Kualitas udara di Kota Pekanbaru pada Senin pagi, 7 September 2026, berada dalam kategori Tidak Sehat. Data pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan konsentrasi partikulat halus PM2.5 mencapai 104,4 mikrogram per meter kubik (µg/m³) pada pukul 05.00 WIB.
 
Angka tersebut masuk kategori Tidak Sehat berdasarkan klasifikasi kualitas udara PM2.5 yang digunakan BMKG. Rentang kategori Tidak Sehat berada pada konsentrasi 55,5–150,4 µg/m³.
 
Udara Pekanbaru Masih Berasap
 
Kondisi atmosfer di Pekanbaru pada pagi hari juga menunjukkan adanya asap. Data BMKG di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru pada pukul 05.30 WIB mencatat kondisi cuaca berasap, dengan jarak pandang sekitar 3 kilometer.
 
Pada saat yang sama, kecepatan angin tercatat sekitar 7,4 kilometer per jam dari arah selatan. Dalam prakiraan beberapa jam berikutnya, kondisi berasap masih diperkirakan berlangsung dengan jarak pandang sekitar 4 kilometer.
 
Kondisi ini menunjukkan bahwa masyarakat Pekanbaru perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap paparan partikulat udara, khususnya pada pagi hari ketika konsentrasi polutan dapat menjadi perhatian.
 
PM2.5 Berpotensi Berdampak terhadap Kesehatan
 
PM2.5 merupakan partikel udara berukuran sangat kecil, yakni 2,5 mikrometer atau lebih kecil, yang dapat masuk jauh ke dalam sistem pernapasan.
 
Dengan konsentrasi 104,4 µg/m³, kualitas udara Pekanbaru berada pada kategori Tidak Sehat. Masyarakat, terutama kelompok sensitif seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta orang yang memiliki gangguan pernapasan, disarankan lebih membatasi aktivitas di luar ruangan ketika kondisi udara memburuk.
 
Masyarakat yang harus beraktivitas di luar ruangan juga dianjurkan menggunakan masker yang sesuai dan mengurangi paparan langsung terhadap udara yang berasap.
 
Warga Diminta Memantau Perkembangan Udara
 
BMKG menyediakan pemantauan kualitas udara dan konsentrasi PM2.5 secara berkala. Kondisi tersebut dapat berubah mengikuti faktor meteorologi, termasuk arah dan kecepatan angin, kelembapan, serta kemungkinan terjadinya hujan.
 
Karena itu, masyarakat Pekanbaru diimbau terus memantau informasi resmi BMKG sebelum melakukan aktivitas di luar rumah.
 
Data utama: BMKG, pemantauan PM2.5 Pekanbaru pukul 05.00 WIB, Senin 7 September 2026.
 
Kesimpulan: Kualitas udara Pekanbaru pagi ini berada pada kategori TIDAK SEHAT, dengan konsentrasi PM2.5 sebesar 104,4 µg/m³. Kondisi Bandara Sultan Syarif Kasim II juga tercatat berasap dengan jarak pandang sekitar 3 km pada pukul 05.30 WIB.(*)

 

 




Editor : Tim
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top