Kualitas Udara Pekanbaru Pagi Ini 2 September 2026 Membaik, PM2.5 Masuk Kategori Sedang
Rabu 02 September 2026, 10:42 WIB
Aktivitas masyarakat di Kota Pekanbaru pada Rabu (2/9/2026) di tengah kondisi kualitas udara yang berdasarkan pemantauan BMKG pagi ini berada pada kategori Sedang.

 

PEKANBARU – Kondisi kualitas udara di Kota Pekanbaru, Riau, pada Rabu pagi, 2 September 2026, menunjukkan perbaikan. Berdasarkan pemantauan kualitas udara Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), konsentrasi partikulat halus PM2.5 di Pekanbaru berada pada kategori Sedang.

Data BMKG yang diperbarui pada pukul 09.00 WIB mencatat konsentrasi PM2.5 sebesar 31,7 µg/m³. Angka tersebut berada dalam rentang kategori Sedang berdasarkan klasifikasi kualitas udara BMKG.

Kondisi tersebut menunjukkan penurunan cukup tajam dibandingkan pemantauan pada pukul 07.00 WIB, ketika konsentrasi PM2.5 Pekanbaru sempat mencapai 77,9 µg/m³ dan masuk kategori Tidak Sehat.

Dengan demikian, dalam kurun sekitar dua jam, konsentrasi PM2.5 turun dari 77,9 µg/m³ menjadi 31,7 µg/m³. Perubahan ini menunjukkan kualitas udara pada pagi menjelang siang relatif lebih baik dibandingkan kondisi pada awal pagi.

Cuaca Pekanbaru Berawan

Selain pemantauan kualitas udara, data BMKG juga menunjukkan kondisi cuaca di sejumlah wilayah Pekanbaru pada pagi hingga menjelang siang didominasi cuaca cerah hingga berawan.

Di kawasan Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru pada pukul 10.00 WIB, BMKG mencatat suhu sekitar 31°C, kondisi berawan, jarak pandang sekitar 7 kilometer, dengan angin bertiup dari arah tenggara dengan kecepatan sekitar 25,9 km/jam.

Sementara itu, pemantauan di sejumlah kecamatan juga menunjukkan suhu sekitar 31°C dengan kelembapan berkisar 62–66 persen dan angin dari arah tenggara.

Masyarakat Tetap Diminta Memperhatikan Kondisi Udara

Meski konsentrasi PM2.5 telah turun ke kategori Sedang, masyarakat tetap disarankan memperhatikan perkembangan kualitas udara, terutama kelompok yang sensitif terhadap polusi udara.

BMKG menjelaskan bahwa PM2.5 merupakan partikulat udara berukuran sangat kecil, yakni berdiameter hingga 2,5 mikrometer. Pemantauan konsentrasi PM2.5 dilakukan secara near real-time melalui jaringan pemantauan kualitas udara BMKG.

Untuk masyarakat yang memiliki aktivitas di luar ruangan, kondisi udara sebaiknya tetap menjadi pertimbangan. Apabila udara kembali memburuk atau muncul kabut/asap, penggunaan masker yang sesuai dan mengurangi aktivitas luar ruangan dapat menjadi langkah pencegahan.

BMKG sendiri menyediakan pemantauan kualitas udara secara berkala sehingga masyarakat dapat mengikuti perubahan konsentrasi PM2.5 dari waktu ke waktu.

Data dan sumber: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pemantauan konsentrasi PM2.5 Kota Pekanbaru, Rabu 2 September 2026.

 




Editor : Tim
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top