Kasmarni Buka Kenduri Adat, Tradisi Melayu dan Ragam Budaya Bengkalis Tumpah Ruah
Minggu 02 Agustus 2026, 20:00 WIB

BENGKALIS – Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni secara resmi membuka Sepekan Kenduri Adat dalam rangka Hari Jadi ke-514 Bengkalis Tahun 2026. Pembukaan ditandai dengan pengguntingan pita di Balai Adat Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Bengkalis, Sabtu (25/7/2026).

Sepekan Kenduri Adat menjadi salah satu rangkaian utama peringatan Hari Jadi ke-514 Bengkalis. Kegiatan tersebut menjadi wadah untuk melestarikan adat, seni, dan budaya Melayu sekaligus memperkuat jati diri serta semangat kebersamaan masyarakat Negeri Junjungan.

Usai membuka kegiatan, Bupati Kasmarni bersama rombongan meninjau sejumlah stan bazar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Bengkalis itu mendapat sambutan hangat dari para pelaku UMKM dan masyarakat.

Suasana kegiatan semakin semarak dengan penampilan berbagai kesenian, di antaranya Barongsai, Kuda Lumping, dan Reog. Keberagaman pertunjukan tersebut menunjukkan harmonisasi berbagai budaya yang hidup dan berkembang di Kabupaten Bengkalis.

Kasmarni menyampaikan apresiasi kepada LAMR Kabupaten Bengkalis, para pemangku adat, budayawan, seniman, panitia pelaksana, serta seluruh pihak yang berkontribusi dalam menyukseskan Sepekan Kenduri Adat.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak semata-mata menjadi agenda tahunan, tetapi juga momentum untuk mengenang jasa para pendahulu, memperkuat identitas daerah, serta mewariskan nilai-nilai luhur budaya Melayu kepada generasi penerus.

“Sepekan Kenduri Adat merupakan wadah untuk memperkokoh jati diri masyarakat Melayu, mempererat silaturahmi, serta menjaga nilai-nilai adat dan budaya yang menjadi warisan leluhur kita,” ujar Kasmarni.

Budaya Jadi Fondasi Pembangunan Bengkalis

Kasmarni menegaskan Pemerintah Kabupaten Bengkalis berkomitmen melaksanakan pembangunan yang tetap berpijak pada nilai-nilai adat, seni, budaya, dan kearifan lokal.

Menurutnya, nilai-nilai tersebut merupakan bagian penting dalam membangun daerah yang maju, bermarwah, dan memiliki daya saing.

Sejalan dengan tema Hari Jadi ke-514 Bengkalis, “Semangat Kebersamaan Mewujudkan Bengkalis Bermarwah dan Gemilang”, Kasmarni mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat persatuan, menjaga kekompakan, serta menghidupkan semangat gotong royong.

Selain sebagai ruang pelestarian budaya, Sepekan Kenduri Adat diharapkan mampu memberikan dampak terhadap perekonomian masyarakat. Kehadiran bazar UMKM dinilai dapat menjadi ruang bagi pelaku usaha memperkenalkan sekaligus memasarkan produk mereka.

Kegiatan tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisata serta memperkenalkan kekayaan adat dan budaya Bengkalis kepada masyarakat yang lebih luas.

“Mari jadikan Hari Jadi ke-514 Bengkalis sebagai momentum untuk memperkuat persatuan, melestarikan budaya, serta bersama-sama membangun Bengkalis yang bermarwah dan gemilang,” ajaknya.

Turut hadir Wakil Bupati Bengkalis Dr. Bagus Santoso, Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis dr. Ersan Saputra TH, sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis, Ketua MKA LAMR Kabupaten Bengkalis Datuk Seri H. Ilham Noer, Ketua DPH LAMR Kabupaten Bengkalis Datuk Seri Syaukani Al Karim, Ketua MUI Kabupaten Bengkalis Buya Amrizal, serta tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, budayawan, seniman, pelaku usaha, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat.(inf)




Editor : Tim
Kategori : Bengkalis
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top