Kesempatan Emas Anak Muda! Tanoto Foundation Buka Pendaftaran Fellowship 2026
Senin 20 April 2026, 07:49 WIB
Foto: Tanoto Foundation.

JAKARTA – Pembangunan sumber daya manusia (SDM) di Indonesia masih menghadapi tantangan serius di tengah kompetisi global yang kian ketat. Laporan Bank Dunia mencatat Human Capital Index (HCI) Indonesia pada 2020 berada di angka 0,54. Angka tersebut mengindikasikan bahwa anak yang lahir di Indonesia diperkirakan hanya mampu mencapai 54 persen dari potensi produktivitas maksimalnya, meski telah memperoleh akses penuh terhadap layanan pendidikan dan kesehatan berkualitas.

Isu pembangunan manusia dinilai kompleks dan membutuhkan pendekatan komprehensif, mulai dari aspek sosial, ekonomi, hingga tata kelola. Upaya ini sejalan dengan Visi Indonesia Emas 2045 yang menempatkan peningkatan kualitas SDM sebagai pilar utama pembangunan nasional.

Dalam rangka mendukung percepatan transformasi tersebut, khususnya melalui penguatan peran generasi muda sebagai agen perubahan, Tanoto Foundation kembali membuka pendaftaran Program Fellowship Cohort 2026.

Head of Leadership Development & Scholarship Tanoto Foundation, Yosea Kurnianto, menyampaikan bahwa program ini dirancang untuk memberikan ruang bagi generasi muda mengasah kepemimpinan, inovasi, serta kemampuan kolaborasi secara langsung di lapangan.

“Program ini tidak hanya berfokus pada pembelajaran teori, tetapi juga memberikan kesempatan bagi peserta untuk mengimplementasikan pengetahuan mereka secara nyata,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (15/4/2026).

Program Fellowship ini bertujuan mencetak calon pemimpin masa depan di sektor pembangunan sosial dan pendidikan. Peserta akan memperoleh pengalaman belajar langsung dari para pakar sekaligus terlibat dalam upaya penguatan ekosistem sosial.

Peserta terpilih, yang disebut Tanoto Fellow, akan menjalani program selama satu tahun dan ditempatkan di berbagai wilayah operasional Tanoto Foundation, yakni di Riau, Sumatra Utara, Jawa Tengah, dan Kalimantan Timur. Selama masa penugasan, mereka akan terlibat dalam proyek pengembangan pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.

Menurut Yosea, para peserta akan dihadapkan pada kondisi riil di lapangan dan dituntut untuk merancang solusi yang relevan bagi kebutuhan masyarakat. Hal ini menjadi kesempatan bagi mereka untuk membuktikan bahwa gagasan inovatif dapat memberikan dampak nyata.

Selain pengalaman lapangan, peserta juga akan memperoleh berbagai manfaat, di antaranya pembinaan kepemimpinan berbasis proyek, pendampingan melalui coaching dan mentoring dari para ahli, uang saku bulanan yang kompetitif, serta dukungan pendanaan untuk inisiatif sosial di akhir program. Peserta juga akan terhubung dalam jaringan alumni Tanoto Fellows Network yang mendorong kolaborasi berkelanjutan di bidang pendidikan.

Adapun persyaratan pendaftaran meliputi Warga Negara Indonesia, berusia maksimal 26 tahun, lulusan S1 atau S2 dari berbagai disiplin ilmu, memiliki motivasi berkontribusi pada pembangunan sosial, serta bersedia mengikuti program selama satu tahun penuh.

Proses seleksi dilakukan melalui beberapa tahapan, yakni pendaftaran daring, asesmen potensi kepemimpinan, hingga studi kasus dan wawancara akhir.

Pendaftaran dibuka pada 6 April hingga 22 Mei 2026. Selanjutnya, hasil seleksi administrasi diumumkan pada 2–3 Juni 2026, diikuti tahap asesmen pada 4–12 Juni 2026, serta pengumuman hasil asesmen pada 18–19 Juni 2026. Tahap akhir berupa studi kasus dan wawancara berlangsung pada 22–30 Juni 2026, dengan pengumuman final pada 10–17 Juli 2026.

Program ini terbuka bagi generasi muda yang ingin berkontribusi sebagai agen perubahan di sektor pendidikan dan pembangunan sosial di Indonesia.(dtc)




Editor : Tim
Kategori : Pendidikan
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top